NEW YORK, MAZATIR POST - Harga minyak berakhir lebih rendah pada Senin (17/10/2011) waktu setempat atau Selasa (18/10/2011) pagi WIB setelah pertemuan Kelompok 20 (G20) di Paris pada akhir pekan lalu gagal memperkuat kepercayaan pasar dalam gambaran pertumbuhan global dan kesehatan keuangan Eropa.
Ini pekan sangat penting untuk pasar.
-- Myrto Sokou.
Kontrak utama New York untuk minyak mentah light sweet pengiriman November jatuh 42 sen dari penutupan Jumat menjadi berakhir pada 86,38 dolar AS per barel. Minyak mentah Brent North Sea untuk pengiriman Desember merosot 2,06 dolar AS menjadi menetap pada 110,16 dolar AS per barel di perdagangan London.
Analis Sucden, Myrto Sokou, mengatakan bahwa pasar akan fokus pada apakah para pemimpin Eropa minggu ini dapat memberikan kemajuan solusi yang komprehensif untuk krisis utang zona Euro.
"Ini pekan sangat penting untuk pasar," kata Sokou.
"Namun, fokus utama akan beralih ke KTT para pemimpin Eropa di Brussels pada 23 Oktober, untuk keputusan tentang rencana komprehensif mengatasi krisis di wilayah tersebut," ujarnya.
Adapun Jerman berusaha meredam ekspektasi untuk KTT Uni Eropa pada Minggu (16/10/2011) di Brussels. Juru bicara pemerintah Jerman, Stefan Seibert, memperingatkan bahwa mimpi-mimpi yang semuanya akan diselesaikan dan ditangani pada Senin berikutnya tidak dapat dipenuhi.
Sementara itu, pada Senin (17/10/2011), Statoil Norwegia mengumumkan akan membeli perusahaan AS Brigham Exploration sebesar 4,7 miliar dolar AS. Ini memungkinkan untuk secara signifikan memperluas kegiatan ekstraksi non-konvensional minyak dan gas bumi di Amerika Serikat. Pembelian tersebut akan memberikan akses Statoil ke formasi ladang-ladang minyak di Bakken dan Three Forks di Dakota Utara dan Montana, di antara akumulasi minyak terbesar di Amerika Serikat. (AG/MZT)




0 komentar:
Posting Komentar
Saran dan Kritik Anda...
Untuk Kemajuan Kami...